Categories Blog

Cara Membuat Pakan Kambing dari Jerami Padi Praktis

Saat musim panen tiba, petani menghasilkan jerami padi dalam jumlah sangat melimpah. Namun sayangnya, banyak petani masih membakar jerami begitu saja. Padahal, bahan ini memiliki potensi besar sebagai pakan ternak berkualitas. Oleh karena itu, memahami cara membuat pakan kambing dari jerami padi akan membantu peternak menghemat biaya pakan. Selain itu, peternak dapat menjamin ketersediaan nutrisi untuk kambing sepanjang tahun, terutama saat musim kemarau melanda.

1. Cara Membuat Pakan Kambing dari Jerami dengan Metode Amoniasi

Metode amoniasi menggunakan urea untuk meningkatkan kualitas nutrisi jerami. Dengan ini, proses pengolahan dapat meningkatkan daya cerna jerami hingga 60-62 persen.

Bahan yang Dibutuhkan:

  • Jerami padi 100 kg
  • Urea 2-4 kg
  • Air 35-100 liter
  • Terpal penutup

Langkah Pengolahan:

Pertama-tama, cacah jerami hingga berukuran 5-10 cm agar lebih mudah terfermentasi. Kemudian, larutkan urea dalam air hingga merata. Setelah itu, siram jerami dengan larutan urea sambil padatkan secara bertahap. Selanjutnya, tutup tumpukan dengan terpal secara rapat. Terakhir, diamkan selama 3 minggu, lalu angin-anginkan sebelum berikan pada kambing.

2. Cara Membuat Pakan Kambing dengan Metode Fermentasi Probiotik

Fermentasi menggunakan probiotik menjadi metode yang efektif untuk meningkatkan kandungan nutrisi jerami. Proses ini menghasilkan pakan dengan aroma khas yang kambing sangat sukai.

Bahan yang Dibutuhkan:

  • Jerami padi 1000 kg
  • Probiotik 1 botol
  • Molase 20 liter
  • Air 250 liter
  • Dedak secukupnya

Langkah Pengolahan:

Pertama, cacah jerami hingga berukuran 5 cm untuk mempercepat proses fermentasi. Kemudian, campurkan probiotik, molase, dan air dalam wadah terpisah. Setelah tercampur rata, siram jerami dengan larutan tersebut sambil padatkan. Selanjutnya, tutup tumpukan dengan terpal secara rapat agar tidak ada udara yang masuk. Terakhir, diamkan selama 12-15 hari, lalu angin-anginkan sebelum berikan pada kambing.

3. Cara Membuat Pakan Kambing dari Jerami Metode PEMI

PEMI merupakan teknologi pengolahan jerami menggunakan abu sekam padi yang lebih cepat dibandingkan metode lain. Menariknya, proses pembuatan PEMI hanya membutuhkan waktu 1,5 jam saja.

Bahan yang Dibutuhkan:

  • Jerami padi 1 kg
  • Abu sekam 1 kg
  • Air 10 liter
  • Urea 6 sdm
  • Garam 3 sdm
  • Kapur 2 sdm
  • Belerang 0,5 sdm

Langkah Pengolahan:

Pertama-tama, larutkan abu sekam dalam air, lalu diamkan selama 24 jam. Setelah itu, ambil 1 liter larutan jernih bagian atas, kemudian campurkan dengan semua bahan lainnya. Selanjutnya, cacah jerami hingga berukuran 5-10 cm. Kemudian, siram jerami dengan larutan yang sudah buat tadi. Terakhir, tutup tumpukan secara rapat, diamkan 1,5 jam, lalu angin-anginkan sebelum kambing mengonsumsinya.

Tips Sukses Membuat Pakan Kambing dari Jerami Padi

1. Persiapan Bahan Baku

Pastikan menggunakan jerami yang benar-benar kering dan bersih dari kotoran. Selain itu, proses pencacahan sangat penting karena memudahkan kambing mengunyah dan mempercepat fermentasi.

2. Kondisi Tempat Fermentasi

Pilihlah tempat yang terlindung dari hujan, genangan air, dan sinar matahari langsung untuk proses fermentasi. Dengan demikian, proses fermentasi akan berjalan optimal.

3. Teknik Pemadatan

Perlu memadatkan jerami saat menumpuknya untuk menghindari rongga udara. Sebab, rongga udara bisa mengganggu proses fermentasi anaerob. Oleh karena itu, pastikan penutup rapat dan kedap udara.

4. Ciri-Ciri Fermentasi Berhasil

Pakan fermentasi yang berhasil mengeluarkan aroma khas namun tidak busuk. Selain itu, pakan ini memiliki tekstur yang tidak terlalu lembek dan berwarna kecokelatan.

5. Cara Pemberian pada Kambing

Sebelum memberikan pakan fermentasi, selalu angin-anginkan terlebih dahulu untuk mengurangi aroma menyengat. Selain itu, sediakan air minum yang cukup karena pakan fermentasi cenderung membuat ternak lebih haus.

Kesimpulan

Peternak dapat membuat pakan kambing dari jerami padi secara efektif dan ekonomis. Ketiga metode di atas menawarkan keunggulan masing-masing. Misalnya, peternak dapat menggunakan metode amoniasi untuk mengolah jerami dalam jumlah besar dengan waktu fermentasi lebih lama. Sementara itu, metode fermentasi dengan probiotik menghasilkan pakan dengan kandungan nutrisi tinggi yang kambing paling sukai.

Di sisi lain, metode PEMI paling cepat dan praktis untuk kebutuhan mendesak. Dengan menguasai teknik cara buat pakan kambing dari jerami, peternak tidak perlu khawatir kekurangan pakan saat musim kemarau. Selain menghemat biaya, pengolahan jerami juga membantu memanfaatkan limbah pertanian secara optimal.

About The Author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *